Tak Dengar Klakson, Pengendara Tewas Tertabrak Kereta Api

Ilustrasi

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Muhammad Taufik (48) Warga  Dusun Krajan, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo itu tewas ditabrak kereta api saat melintasi jalur kereta tanpa palang pintu. 

Diketahui, korban ditabrak kereta api Sritanjung relasi Jogjakarta-Banyuwangi di Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo pada Kamis (5/1/2022). 

Salah seorang saksi yang juga merupakan warga di sekitar lokasi kejadian, Ansori (33) menyebut, korban melaju dari arah selatan ke utara seorang diri mengendarai sepeda motor. 

Ia mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT bernopol N 5263 SZ.

"Korban sudah diperingati kalau ada kereta api yang mau lewat. Tapi tidak terdengar. Akhirnya ia ditabrak kereta api yang melaju dari arah barat," tutur Ansori, Jumat (6/1/2023). 

Korban terpental sekitar 20 meter akibat kecelakaan tersebut. 

"Langsung meninggal di lokasi setelah kejadian itu," terang Ansori. 

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9, Azhar Zaki mengungkapkan, kecelakaan itu terjadi di Km 86 + 7/8. 

"Kecelakaan itu terjadi karena korban kurang waspada.  Informasi dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) KA 289 sudah membunyikan klakson berkali kali," ucap Azhar. 

Terkait jalur lintasan kereta api tanpa palang pintu, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP Pandri Pratama Putra Simbolon mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dishub dan juga PT KAI soal hal ini. 

"Di lokasi juga ditemukan early warning sistem (EWS) atau alat penanda yang lama tidak berfungsi. EWS-nya mati karena akinya tak ada. Diduga, aki itu dicuri. Kami berkoordinasi agar diberi palang pintu jika memungkinkan," ujar Pandri. ig/fat

1198

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id