Polsek Gending Tangkap Dua Pengedar Pil Okerbaya

Dua pengedar Okerbaya sudah diamankan oleh pihak kepolisian

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Unit Reskrim Polsek Gending Polres Probolinggo berhasil meringkus dua pengedar pil obat keras dan berbahaya (okerbaya) di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kedua tersangka itu yakni AAH (27) asal Kecamatan Gending dan MIA (27) asal Kecamatan Maron.

Petugas berhasil menyita ribuan pil koplo jenis Trihexypenidly dan dextrometrophan.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasi Humas Ipda ES Sugeng Santoso mengatakan, penangkapan terhadap para tersangka bermula dari adanya informasi masyarakat melalui program Halo Pak Kapolres pada nomor Whatsapp (085336338838) tentang adanya peredaran pil okerbaya di Pertigaan Gending.

Dari laporan itu, petugas melaksanakan patroli dan mencurigai seseorang (AAH) yang sedang duduk di atas motor tepatnya depan tempat makan Rocket Chiken Desa Gending.

"Setelah didatangi anggota dan dilakukan pemeriksaan badan didapati pil satu plastik klip berisi 100 butir pol warna putih jenis Trihexypenidly yang diletakkan di saku celana," ujar Sugeng, Selasa (9/5/2023).

Petugas mengintrogasi tersangka. Ia mengaku menyimpan obat pil lainnya di toko baju distro Motherfuck tempatnya bekerja di Desa Gending.

Petugas bersama AAH menuju toko yang dimaksud dan dilakukan penggeledahan. Ditemukan empat Plastik klip dengan total 200 Butir obat pil warna putih jenis Trihexyphenidyl, tiga belas Plastik klip dengan total 1.300 butir obat pil warna putih jenis Trihexyphenidyl dan 1 (satu) Plastik berjumlah 180 butir obat pil warna kuning jenis dextrometrophan yang disembunyikan di dalam Speaker aktif warna hitam yang dalam kondisi rusak milik tersangka MIA

"Dari hasil pengembangan, didapati informasi bahwa tersangka AAH bekerjasama dengan tersangka MIA yang kemudian berhasil diamankan di rumah orang tuanya di Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan," tutur Sugeng.

Akibat perbuatannya kedua tersangka terancam Pasal 197 sub Pasal 196 UU RI. No 36 Tahum 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun. ig/fat

873

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id