Plt Bupati Probolinggo Bagikan Puluhan Ribu Paket Pangan Gizi

Joko bersama para penerima bantuan paket pangan gizi.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Upaya Pemkab Probolinggo menurunkan angka stunting membuahkan hasil. 

Menurut Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, angka stunting yang awalnya 53 % kini hanya tinggal 17 % berdasarkan data SSGI. 

"Bahkan dari data timbang riil bulanan, kini hanya 14 % sesuai target Presiden Jokowi pada 2024," kata Plt Bupati Joko saat menyerahkan bantuan paket pangan gizi di Kecamatan Dringu, Senin (8/5/2023). 

Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendistribusikan bantuan paket pangan gizi sebanyak 23.469  paket kepada  masyarakat 24 kecamatan di Probolinggo yang beresiko stunting.

Joko membagikan bantuan berupa 10 butir telur dan satu kilogram daging ayam kepada masyarakat di Kecamatan Dringu bertempat di kantor kecamatan, Senin (8/5/2023).

Menurut Joko, penurunan angka stunting masih menjadi prioritas dalam pembangunan daerah ke depan.

Saat ini, berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting Kabupaten Probolinggo berada di 17,3 persen dari total jumlah balita.

“Namun kami punya data yang lebih akurat, jumlah sebenarnya mencapai 14 persen saja. Atau sudah sesuai dengan target yang diberikan presiden angka stunting Indonesia pada 2024 mendatang,” terang Joko.

Oleh karena itu, melalui bantuan pangan gizi tersebut, Joko harap stunting bisa terus ditekan seminimal mungkin.

Sementara itu, Camat Dringu, Heri Mulyadi menyebut, untuk di kecamatannya sendiri, ada 389 orang yang menjadi sasaran penerima bantuan pangan gizi itu.

Pendistribusiannya sendiri tidak melihat status kekayaan warga. Jadi semua yang menerima adalah mereka yang beresiko stunting. 

“Mudah-mudahan pemberian bahan pangan penuh gizi ini bisa bermanfaat dan menurunkan angka stunting,” harapnya. 

Kabid Keluarga Berencana (KB) dan Ketahanan Keluarga (KK) Awi menuturukan, kegiatan ini adalah termasuk salah satu usaha dari pemerintah dalam mempercepat penurunan stunting secara nasional di seluruh Indonesia. 

Bantuan ini akan didistribusikan ke seluruh warga beresiko stunting di Probolinggo bertahap selama tiga kali dalam setahun. Perdana di Kecamatan Dringu dan akan mengalir terus sesuai dengan setersediaan barangnya dari distributor. 

Keluarga beresiko stunting itu adalah keluarga yang mempunyai anggota keluarga sebagai calon pengantin, ibu hamil dan ibu yang punya bayi umur dua tahun. ig/fa

1008

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id