Paramitra Cek Kesehatan Mata Warga Probolinggo di Pasar Banyuanyar

Petugas meminta warga di atas (baju merah) untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Puskesmas pasca matanya diperiksa sekilas di pelayanan kesehatan keliling yang dilaksanakan di Pasar Banyuanyar Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Yayasan Paramitra Indonesia telah mengadakan program pemeriksaan kesehatan mata keliling di Kabupaten Probolinggo, menawarkan pemeriksaan kesehatan mata gratis kepada masyarakat. 

Koordinator Wilayah Program I - SEE (Inclusive for Effective Eye Care) Paranitra Indonesia, Mohammad Fadholi mengungkapkan hasil pemeriksaan bahwa ada 42 orang ditemukan mengidap Pterygium, 72 orang mengalami katarak, dan 603 orang mengalami gangguan refraksi mata.

Jumlah tersebut diambil dari 3.751 orang yang diperiksa di empat lokasi berbeda.

“Pemeriksaan ini telah dilakukan di empat lokasi berbeda, yaitu di PT Sasa Inti Gending, Pulau Gili Ketapang, Pasar Dringu, dan hari ini terakhir Pasar Banyanyar,” ujar Fafa saat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata keliling di Pasar Banyuanyar pada Selasa (7/11/2023).

Selain memberikan pemeriksaan mata, yayasan ini juga menggandeng puskesmas setempat di masing-masing lokasi untuk memberikan pemeriksaan kesehatan umum, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan gula darah.

Paramitra juga melibatkan Komite Mata Daerah (Komatda) Kabupaten Probolinggo dan Desa Sehat Mata untuk mendampingi masyarakat dalam proses pemeriksaan dan perawatan mata mereka.

Fafa menambahkan, bagi mereka yang ditemukan mengidap katarak dan pterygium, akan diarahkan ke puskesmas, di mana mereka akan menjalani operasi mata secara gratis dengan pendampingan dari Komatda dan Desa Sehat Mata. 

“Sementara bagi yang mengalami gangguan refraksi mata, akan dianjurkan untuk menggunakan kacamata,” imbuhnya.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata. Selain itu, pemeriksaan mata keliling ini juga merupakan bagian dari upaya memperingati Hari Penglihatan Dunia (World Sight Day).

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Yayasan Paramitra Indonesia dalam memberikan perawatan mata yang berkualitas dan terjangkau kepada masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

Sementara itu, Perwakilan dari Puskesmas Banyuanyar, Siska Jeny Ristanti menyebut, pemeriksaan kesehatan umum, seperti pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, juga berkaitan dengan kesehatan mata, karena kedua penyakit tersebut dapat berdampak pada sistem syaraf mata dan mengakibatkan gangguan penglihatan. 

“Kami imbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan memeriksakan diri apabila ada permasalahan kesehatan ke Puskesmas,” pesannya.

Siti Hindun, Pembina Desa Sehat Mata Liprak Kulon, menjelaskan bahwa sejak dimulainya program dari Yayasan Paramitra, sudah ada lima orang di desanya yang menjalani operasi katarak. 

“Harapannya, kegiatan ini akan mendorong lebih banyak warga di sana untuk peduli terhadap kesehatan mata,” harap Hindun.

Nasrullah, Sekretaris Komatda Kabupaten Probolinggo, menjelaskan bahwa pada tahun 2023 ini, Komatda mendapatkan hibah sebesar Rp 75 juta dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Dana hibah tersebut digunakan oleh Komatda untuk mendukung operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki BPJS.

Hingga bulan Oktober tahun ini, sudah ada 515 orang di Kabupaten Probolinggo yang menjalani operasi katarak di tiga rumah sakit yang tersedia melalui bantuan Komatda maupun BPJS. 

“Walaupun demikian, masih ada sekitar 10.000 orang yang menunggu untuk menjalani operasi katarak,” tandas Nasrullah. ig/fat

653

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id