Komisi III DPRD Kota Probolinggo Temukan Masalah dalam Pavingisasi RS Ar-Rozi

Komisi III saat melakukan sidak pavingisasi RS Ar-Rozi

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Ar-Rozi, Kamis, (19/10/2023). 

Hasil sidak tersebut mengungkapkan sejumlah masalah serius dalam pengerjaan pavingisasi di rumah sakit tersebut.

Ketua Komisi III, Agus Riyanto, menjelaskan bahwa tujuan sidak tersebut adalah untuk memantau perkembangan pengerjaan paving atau pavingisasi di RS Ar-Rozi. 

Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan beberapa temuan yang memerlukan rekomendasi bagi rekanan proyek dan Dinas PUPR-Perkim sebagai dinas pengampu.

“Salah satu masalah utama yang terungkap adalah banyaknya gelombang pada pemasangan pavingisasi” terangnya.

Heri Poniman, anggota Komisi III, menjelaskan bahwa masalah ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk bahan baku yang digunakan dan kualitas tukang yang terlibat. 

“Meskipun ada rencana untuk meratakan pavingisasi dengan alat berat, masalah dasar yang tidak rata membuat hasilnya tetap bergelombang,” tuturnya.

Selain itu, pemasangan paving yang tidak simetris dan terkesan amburadul juga menjadi sorotan. Robit Riyanto, anggota Komisi III lainnya, menyatakan kekhawatirannya bahwa pihak rekanan mungkin enggan membongkar ulang pavingisasi yang bermasalah, mengingat gelombangnya hampir merata.

Pemasangan plesteran di depan lobi rumah sakit juga belum diperbaiki sesuai dengan temuan sebelumnya, yang membuat anggota Komisi III merasa pesimis terkait keseriusan pihak rekanan untuk memperbaiki masalah ini.

Robit menegaskan bahwa proyek rumah sakit, yang merupakan bagian dari visi misi Wali Kota, harus dilakukan dengan baik dan serius, bukan hanya untuk mencapai target waktu.

Dalam respons terhadap temuan ini, Bagian Administrator dari CV Raya Ilmu, Heru Zainul, yang merupakan pihak ketiga yang mengerjakan pavingisasi, menyatakan kesiapannya untuk membongkar dan memperbaiki sesuai arahan dari Komisi III. 

“Waktu yang tersisa cukup untuk melakukan perbaikan yang diperlukan. Kami siap untuk membongkar dan mengganti dengan yang baru. Sebab sebelumnya, sudah ada perjanjian dengan pihak penyedia paving dari PT Paving Jenggolo, bahwa jika ada kerusakan, pihak penyedia siap untuk mengganti yang baru.” Tandasnya. ig/fat

552

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id