Kelurahan Kademangan Gelar Lomba Hadrah Al-Banjari, Lestarikan Seni Sekaligus Tingkatkan Ekonomi

Peserta lomba Hadrah Al-Banjari gelaran Kelurahan Kademangan Kota Probolinggo menghibur warga.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Lurah Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Bagus Prasetyo mempunyai caranya sendiri untuk menghidupkan kelurahanya. 

Yakni dengan mengadakan pagelaran budaya lomba seni hadrah Al-Banjari tingkat kelurahan pada Jumat (16/6/2023) pagi hingga malam hari. 

Tak hanya itu, Bagus juga menggandeng usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal untuk ikut meramaikan.

Alasan Bagus menggelar kegiatan itu adalah, karena dirinya melihat Kelurahan Kademangan memiliki potensi yang luar biasa dalam hal seni hadrah Al-Banjari.

“Di sini ada sejumlah pondok pesantren (Ponpes) dan pendidikan Islam dari tingkat SD hingga SMA. Grup Al-Banjarinya juga banyak walau cuma di kelurahan,” terang Bagus.

Dengan terlaksananya ide yang sudah Bagus rancang sejak lama, menjadikan perlombaan Al-Banjari tingkat kelurahan itu yang pertama kali digelar di Kota Probolinggo.

Menurut Bagus, kegiatan ini juga dapat menyatukan seluruh masyarakat Kelurahan Kademangan.

Acara ini dihelat di Kantor Kelurahan Kademangan dengan tujuan utama untuk melestarikan seni budaya dan kearifan lokal.

“Perlombaan ini dilaksanakan dalam satu hari, dengan babak penyisihan di pagi hari dan grand final pada malam harinya,” ujar Bagus.

Peserta lomba berasal dari kalangan remaja dan anak-anak yang berasal dari lembaga pendidikan dan masyarakat umum di wilayah Kelurahan Kademangan. 

Total terdapat 14 tim yang terdiri dari tingkat junior dan senior. Sehingga total ada 140 pelaku seni hadrah yang tampil. 

Panitia dan juri telah memastikan bahwa tidak ada personel ganda di antara 14 tim tersebut. Dengan demikian, terdapat 140 orang kader hadrah di Kelurahan Kademangan.

Bagus juga mengungkapkan bahwa mereka telah menggunakan hashtag "K-Demang Ganza" sejak lama sebagai upaya untuk memperkenalkan dan mempromosikan acara ini. 

Huruf "K" di depan merupakan singkatan dari kesenian, kebudayaan, kreativitas, dan kekhasan, yang menggambarkan tujuan dari pagelaran seni ini.

Sementara kata "Demang" diambil dari nama wilayah Kelurahan Kademangan, sementara "Ganza" merupakan adaptasi dari kata "vaganza" yang berarti hiburan. 

"Dengan ini, Kelurahan Kademangan ingin mengundang masyarakat untuk berlibur dan menikmati kegiatan di Kelurahan Kademangan," tukas Bagus. 

Bagus juga berencana untuk mengadakan pagelaran seni budaya serupa dengan konteks yang berbeda di masa mendatang. Tujuannya tetap untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal di Kelurahan Kademangan

Pada pagi hari, berlangsung babak penyisihan lomba Hadrah. Pada malam grand final penyerahan hadiah, juga K-Demang Vaganza juta diramiakn bazar UMKM yang dipadati masyarakat. 

Kabag Kesra Andri dan Camat Kademangan Gofur Effendi menghadiri malam grand final. 

Mereka berdua menyerahkan hadiah lomba Hadrah senilai jutaan rupiah. 

"Luar biasa acara ini. Melalui even K-Demang Vaganza, Kelurahan Kademangan membangkitkan kelurahan melalui seni budaya dan perputaran ekonomi," ujar Gofur. 

Sri Nurul Qomariyah, seorang pelaku UMKM asli Kelurahan Kademangan, merasa senang karena UMKM juga turut dilibatkan dalam kegiatan ini.

"Keterlibatan kami sebagai pelaku UMKM sangat membantu, karena banyak orang yang datang ke acara ini dan produk kami laris terjual. Omset juga meningkat. Kami berharap kegiatan semacam ini sering diadakan dan lebih meriah lagi," ujar Sri. ig/fat/fa/**

865

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id