Kades Ngadisari Luruskan Persepsi Tentang Larung Sesaji

Kades Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Sunaryono.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id – Kepala Desa Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sunaryono menegaskan, barang yang dibuat larung sesaji dalam ritual Yadnya Kasada adalah tanaman hasil bumi.

“Kami ingin meluruskan persepsi. Larung sesaji pada Yadnya Kasada itu ya berupa tanaman hasil bumi,” ujar Sunaryono, Senin (22/5/2023).

Adapun tanaman yang dimaksud adalah hasil bumi yang dipanen Suku Tengger, seperti kentang, kubis dan bawang.

Ketika ada warga Tengger melarung hewan atau kepala sapi, lanjut Sunaryono, itu bukan ritual Yadnya Kasada, melainkan perjanjian diri sendiri dengan Yang Maha Kuasa.

“Sering muncul salah persepsi karena ritual Yadnya Kasada disebut melempar hewan atau kepala sapi, itu keliru,” tukas Sunaryono.

Puncak ritual Yadnya Kasada digelar pada MInggu (4/6/2023) malam. Suku Tengger akan melarung sesaji berupa tanaman hasil bumi Suku Tengger di kawah Bromo.

Diketahui, perayaan Yadnya Kasada 2023 digelar pada Sabtu (3/6/2023) hingga Senin (5/6/2023). ig/fa

1003

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id