Gerilya Paramitra Layani Kesehatan Mata

Warga melakukan pemeriksaan mata di bazar kesehatan

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Yayasan Paramitra bergerilya memberikan pelayanan kesehatan mata kepada masyarakat. Salah satunya melalui bazar kesehatan di Pasar Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Kamis (2/11/2023). 

Koordinator Wilayah Program I - SEE (Inclusive for Effectif Eye Care) Paramitra Indonesia, Muhammad Fadholi menyebut, ada 783 warga yang menjadi sasaran pemeriksaan dalam bazar kesehatan itu. 

"Kami juga bergerilya masuk ke dalam pasar melakukan pemeriksaan kepada pedagang dan pembeli. Kami juga memberikan edukasi seputar kesehatan khususnya mata. Contoh dampak diabetes terhadap kesehatan mata," tutur Fafa. 

Tak hanya wilayah pasar, pihaknya juga menyasar warga sekitar kantor kecamatan hingga siswa tingkat TK dan SD di sana. 

Fafa menambahkan, program ini masuk ke dalam rangkaian peringatan World Sight Day (Hari Penglihatan se-Dunia). 

Puskesmas Dringu, Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan Komite Mata Daerah (Komatda) dan Yayasan Paramitra menggelar bazar kesehatan memberikan pendekatan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan fokus pada pemeriksaan mata serta pemeriksaan penyakit seperti diabetes dan hipertensi di pasar Dringu. 

Kepala Puskesmas Dringu, drg. Reni Meutia mengatakan, pihaknya melakukan skrinig pemeriksaan mata dan kesehatan kepada pedagang di pasar maupun pengunjung pasar. 

"Ada beberapa yang terindikasi katarak atau harus memakai kacamata tapi tidak sadar kalau dirinya harus menggunakan kacamata," tutur Reni. 

Tindaklanjutnya, kalau ada yang menderita katarak, Puskesmas Dringu mempunyai perawat mata. Mereka mendata kemudian mengantar pasien untuk skrining, dilanjutkan dengan operasi katarak.

Operasi dilaksanakan di RS Rizani Paiton dan didampingi Komatda serta Yayasan Paranitra.

Reni melanjutkan, masyarakat tidak perlu khawatir karena operasi tersebut gratis. Puskesmas Dringu sudah mengirim 25 pasien untuk dioperasi. 

Selain itu, Kecamatan Dringu memiliki desa sehat mata di Desa Sekarkare yang terdiri dari warga yang sudah merasakan langsung testimoni operasi katarak. 

Sementara itu, salah satu pedagang nasi di pasar Dringu, Sayu mengaku senang dengan adanya kegiatan pemeriksaan seperti ini. 

Menurutnya, dirinya yang setiap hari berjualan di oasar tidak punya waktu untuk memeriksakan kesehatannya sendiri. 

"Alhamdulillah bisa ada kegiatan seperti ini. Saya tidak bisa ke Puskesmas karena berjualan. Selain itu, di Puskesmas biasanya antriannya banyak," terang Sayu. ig/nis/fa

581

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id