DPRD Kota Probolinggo Membahas RAPBD 2024 dengan Beragam Pandangan

Rapat paripurna digelar di Kantor DPRD Kota Probolinggo

 

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Dalam Rapat Paripurna Pemandangan Umum terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Probolinggo tahun anggaran 2024, tujuh fraksi DPRD Kota Probolinggo mengungkapkan beragam pandangan yang penting untuk diperhatikan dalam perencanaan anggaran daerah tahun depan.

Rapat Paripurna yang digelar pada Rabu (11/102023) di ruang sidang utama menjadi platform bagi para juru bicara fraksi untuk memberikan apresiasi dan mencatat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam perencanaan anggaran. Berikut adalah pandangan masing-masing fraksi:

1. Fraksi PKB: Melalui juru bicara Eko Purwanto, Fraksi PKB mengajukan pertanyaan terkait postur APBD 2024 yang akan mengalami perubahan setelah ditetapkan pagu definitif oleh pemerintah pusat. Mereka juga menyoroti alokasi anggaran dalam bidang tenaga kerja.

2. Fraksi PDI Perjuangan: Diwakili oleh Supriyanto, fraksi ini mengajukan tujuh poin pertanyaan, termasuk program fisik yang sering terlambat dalam pelaksanaannya dan penghentian sepihak status Program Keluarga Harapan (PKH).

3. Fraksi Golkar: Melalui Abdus Syukur, fraksi Golkar mempertanyakan berbagai aspek, seperti potensi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dukungan anggaran untuk tradisi budaya kerapan sapi.

4. Fraksi Gerindra: Juru bicara Cahyono, Fraksi Gerindra, menyoroti masalah kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, fasilitas di RSUD Moh Saleh, perijinan RS Ar Rozy, dan anggaran untuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

5. Fraksi PPP: Diwakili oleh David Rosidy, Fraksi PPP mempertanyakan target pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan lainnya. Mereka juga mencatat absennya target dana perimbangan.

6. Fraksi PKS-Demokrat: Heru Istiadi yang mewakili Fraksi PKS-Demokrat mencatat penurunan pendapatan daerah, kurangnya kedisiplinan petugas pajak, belanja hibah, dan program-program serupa di Dinkes PPKB dengan RSUD Arrozy.

7. Fraksi NasDem: Elyas Adutiawan, yang mewakili Fraksi NasDem, menyoroti kelambatan pelaksanaan program SKPD, kekurangan anggaran di bidang pendidikan, peningkatan PJU dan CCTV, pemotongan dahan pohon, usulan anggaran swakelola, serta strategi mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024.

Rapat Paripurna ini menjadi forum penting untuk membahas dan menyampaikan pandangan terhadap RAPBD 2024 Kota Probolinggo. Para anggota DPRD Kota Probolinggo dengan seksama mempertimbangkan berbagai isu yang menjadi fokus dalam perencanaan anggaran daerah untuk tahun mendatang. ig/fat

512

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id