Dikeroyok Teman Sekolah, Siswa MAN 2 Dirawat di RS Situbondo

Korban RM, menjalani perawatan di RS dr Abdoerrahem Situbondo

SITUBONDO, BERITAKATA.id - Diduga karena salah paham, puluhan siswa sekolah  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2  Situbondo, nekat melakukan pengeroyokan terhadap salah seorang  teman sekolahnya, dengan korban siswa  berinisial  RM (17) warga Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur.

Akibat dikeroyok di pekarangan kosong di sebelah timur RS Mitra Sehat Situbondo, korban harus menjalani rawat inap di RSU dr Abdoerrahem Situbondo, dengan kondisi mengalami luka  robek pelipis sebelah kanan, hingga mendapat tujuh jahitan, bengkak di  mata kanan, benjol di bagian dahi, dan bengkak di bibirnya.

Saat ini, kasus  pengeroyokan tersebut, dilaporkan ke SPKT Polres Situbondo, dengan terlapor pelaku berinisial AD (17) dan kawan-kawan. Pasalnya, AD disebut-sebut sebagai ketua geng di kelas XII sekolah MAN 2 Situbondo. Bahkan, saat melakukan pengeroyokan terhadap korban, mereka mengenakan seragam lengkap, dengan atribut sekolahnya.

"Orang tua korban RM  terpaksa melaporkan kasus pengeroyokan ini ke Mapolres Situbondo. Mengingat perbuatan  AD dan kawan-kawan, sudah di luar batas kewajaran sebagai orang  yang terdidik," ujar Supriyono, kuasa hukum korban RM, saat melaporkan ke Mapolres Situbondo, Rabu (8/11/2023).

Menurut dia, para terlapor akan dijerat dengan pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun kurungan penjara. Sehingga untuk memberikan efek jera terhadap para pelaku, pihaknya meminta kepada polisi untuk menangkapnya.

"Selain itu, sebelum korban dikeroyok,  para pelaku menjemput korban di rumahnya. Begitu sampai di lokasi kejadian, para pelaku langsung melakukan pengeroyokan, dengan cara memukul korban menggunakan tangan kosong dan ditendang," bebernya.

Lebih jauh Supriyono menjelaskan, berdasarkan pengakuan korban RM,  sebelum pulang sekolah dan dijemput para pelaku di rumahnya, saat korban ke kamar mandi di sekolahnya untuk buang air kecil, pintu kamar mandi korban digedor-gedor oleh salah seorang pelaku, dengan alasan yang tidak jelas.

"Namun, saat korban keluar dari kamar mandi di sekolahnya, korban menanyakan tentang maksudnya menggedor pintu kamar mandi, AD justru menantang carok atau berkelahi kepada korban, hingga akhirnya AD dan kawan-kawan melakukan pengeroyokan terhadap korban," pungkasnya.

Kasi Humas Polres Situbondo Iptu Akhmad Sutrisno membenarkan laporan kasus pengeroyokan, dengan terlapor AD dan kawan-kawan, dengan korban siswa berinisial RM. 

Untuk mendalami kasus pengeroyokan tersebut, penyidik akan memanggil para terlapor untuk diminta keterangannya.

"Baik korban maupun terlapor berasal dari satu sekolah yang sama," katanya. ig/tur

536

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id