Camkan, Anak PAUD Tidak Wajib Bisa Membaca dan Menulis

Ugas menyemangati dan menghibur Bunda PAUD Kabupaten Probolinggo.

Orang tua di negara maju lebih bangga anak usia dini memiliki karakter dan perilaku yang baik.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id -  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, anak-anak di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak harus bisa membaca, menulis dan berhitung. 

Pasalnya di usia itu, anak dibentuk karakternya. Tuntutan harus bisa membaca menulis dan berhitung, juga membuat Bunda PAUD sangat berat tugasnya. 

“Padahal anak usia dini itu dididik untuk bisa membentuk karakter. Bicara karakter, usia dini karakter itu bukan terbentuk tetapi membuat kita harus membentuknya,” katanya  saat membuka sosialisasi transisi PAUD-SD di kantor bupati, Kamis (20/7/2023). 

Ugas mencontohkan bahwa di Negara-negara maju mereka akan bangga kalau usia dini terbentuk karakternya dulu baik sikap maupun perilakunya dibandingkan dengan bisa membaca.

“Mereka lebih senang para Bunda PAUD dan guru SD ini membentuk karakter dulu. Sebab di negara maju kalau hanya belajar Matematika dan yang lainnya sekian bulan pasti bisa. Tetapi untuk membentuk karakter, sikap dan perilaku harus ditanamkan mulai usia dini,” jelasnya.

Menurut Ugas, pendidikan karakter ini harus ditanamkan sejak usia dini, kalau belajar materi masih bisa dikejar.

“Ketika masih berada di usia emas harus benar-benar ditanamkan karakter. Tentunya perlu ketelatenan dan saya salut dengan keikhlasan para Bunda PAUD,” terangnya. ig/fa

169

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id