Bus Patas Pemkab Probolinggo Percepat Penanganan Kemiskinan, Stunting dan Pendidikan

Launching Bus Patas, cara kerja dengan konsep sinergi dan cepat.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Pemkab Probolinggo berkomitmen mempercepat penanganan kemiskinan, stunting dan pendidikan melalui program dan slogan Bus Patas. 

Satgas Bus Patas dibentuk di kecamatan dan desa, dan cara kerjanya bersinergi dengan OPD serta pihak terkait dalam melakukan pendataan dan penyelesaian. 

Hasil kerja Bus Patas diharapkan terlihat pada tahun ini. Dan pada 2024, kemiskinan ekstrem sudah terhapus. 

Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko me-launching slogan Bus Patas untuk percepatan penanganan kemiskinan ekstrem, stunting dan pendidikan di kantor bupati, Jumat (17/3/2023). 

Bus Patas singkatan dari bersama untuk sinergi, dengan berpegang pada loyalitas, kualitas, efektifitas dan tuntas.

Launching tersebut dihadiri Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, seluruh kepala OPD dan camat. Juga dilakukan penandatanganan bersama mendukung program tersebut. 

Wabup Joko mengharapkan seluruh OPD dan kecamatan bersinergi menyelesaikan kemiskinan ekstrem, stunting dan masalah pendidikan secepat bus patas. 

"Saya harap kerja dari tim dan slogan ini tahun 2023 sudah terlihat hasilnya," ujar Wabup. 

Sekda Ugas Irwanto mengatakan, pihaknya membentuk satgas Bus Patas tingkat kecamatan dan desa. Tugas mereka bersinergi dengan OPD dan instansi terkait untuk segera menuntaskan masalah kemiskinan, stunting dan pendidikan. 

"Satgas Bus Patas ini bukan menambah pekerjaan. Tapi mengarahkan pekerjaan ke lebih spesifik dan fokus pada program prioritas. Supaya ada data dan penyelesaiannya secara akurat. Nanti dievaluasi secara berkala," kata Ugas. 

Sekda menambahkan, penyelesaian ketiga masalah itu butuh kecepatan dan sinergi. Terutama masalah kemiskinan yang berdampak pada pengangguran, stunting dan rendahnya tingkat pendidikan. 

"Kita harus bersinergi dan cepat menangani ini. Tidak bisa lagi kerja dengan rata-rata air di zona nyaman. Kita kerahkan kekuatan kita secara sinergis," jelas Ugas. 

Sekda juga menanyakan kepada para camat apakah sanggup menurunkan kemiskinan 0 persen, para camat menyatakan siap. 

Ugas yang juga Ketua Bus Patas membangun  pola sinergi dan kolaborasi mengatasi permasalahan di Kabupaten Probolinggo. 

"Kalau tidak bersama-sama, agak susah," pungkas Ugas.

Bus Patas adalah bus yang melaju dengan cepat dan fokus pada tujuan. 

Sedangkan kemiskinan ekstrem adalah status yang dialami warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan, air bersih, pendidikan, dan informasi. ig/fa/***

1186

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id