5 Program Digas Apindo Probolinggo, dari Tingkatkan Produktivitas hingga Advokasi Pengusaha

Pengukuhan pengurus DPC Apindo Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, BERITAKATA.id - Pengurus DPC Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Probolinggo 2022-2027 dikukuhkan di pendopo. 

Mereka dikukuhkan oleh Wakil Ketua DPD Apindo Jatim Johnson Simanjuntak, Sabtu (13/5/2023). 

Ketua DPC Apindo Kabupaten Probolinggo Rochman Hidayat mengatakan, pihaknya segera menggeber setidaknya lima program. 

“Setidaknya ada lima program yang siap digas, untuk membangun hubungan industrial sehat, aman dan harmonis,” kata Rochman, yang menjabat Human Resource Manager Paiton Energy-POMI, Rabu (17/5/2023).

Pertama, Rochman ingin menambah partisipasi keanggotaan/member Apindo karena sejauh ini, dari beberapa industri dan perusahaan atau usaha menengah yang ada di Kabupaten Probolinggo, yang tergabung masih segelintir. 

Kedua, dari program yang pertama, Rochman ingin membuat program yang dibutuhkan oleh member. 

Misal, pertemuan yang membahas topik terkini mengenai manajemen bisnis yang ada di perusahaan, update regulasi serta sharing best practice atau implementasi bidang keanggotaan organisasi.

“Sehingga bisa diterapkan di perusahaan member yang lain dan menambah produktivitas manajemen anggota,” tutur Rochman.

Ketiga, Apindo memiliki bidang advokasi di DPD Provinsi, sehingga bidang ini bisa menjadi alternatif solusi untuk perusahaan yang sedang menghadapi persoalan. 

"Apabila nanti ada masalah perusahaan dan karyawan bisa saling sharing atau meminta pengalaman dari member yang lain maupun ke bidang advokasi," tukas Rochman. 

Keempat, Apindo memiliki program tahunan tentang pengupahan. Apindo tergabung dalam dewan pengupahan Kabupaten Probolinggo bersama dengan Disnaker dan serikat pekerja serta unsur akademisi.

“Tiap tahunnya, kami membahas tentang perubahan upah minimum kabupaten (UMK) sampai mengawalnya hingga ditetapkan oleh level bupati dan gubernur,” jelas Rochman.

Kelima, Apindo memiliki mitra strategis. Dari mitra ini, Rochman ingin menciptakan iklim industri dan investasi yang positif dan kondusif di Kabupaten Probolinggo.

Memasuki tahun politik, keberlangsungan usaha menjadi penting baik dari sisi internal maupun aspek pendukung di perusahaan seperti kebijakan yang diambil. 

Oleh karena itu, Rochman berharap, dengan adanya transisi di tahun politik ini, keberlangsungan usaha bisa jadi perhatian dan dijaga dengan optimal oleh pihak yang berkepentingan.

Dikutip dari Wikipedia, Indonesia memiliki beberapa organisasi pengusaha, salah satu yang terbesar adalah asosiasi pengusaha Indonesia, yang  kita kenal sebagai Apindo.

Asosiasi Pengusaha Indonesia atau  biasa disebut Apindo adalah organisasi  pengusaha Indonesia yang independen dan nonpartisan yang bergerak di bidang bisnis.

Apindo sendiri didirikan pada tanggal 31 Januari 1952 dengan nama Badan Permusyawaratan Sosial Ekonomi Pengusaha Seluruh Indonesia (PUSPI).

Apindo mempunyai 2 jenis keanggotaan yaitu anggota biasa dan anggota luar biasa. ig/fat

984

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id