10 Mahasiswa Indonesia Perkenalkan Budaya Indonesia di Thailand

Para mahasiswa asal Indonesia yang menampilkan budaya Indonesia

THAILAND, BERITAKATA.id – Sepuluh mahasiswa asal Indonesia memperkenalkan tarian budaya lokal di acara besar pekan olahraga yang diadakan setiap tahun untuk sekolah kerajaan pada tingkat anuban (TK), pranthom (SD) dan Matthaiyom (SMP) di kecamatan Cho airong, Kamis (7/9/2023) lalu.

Mereka menampilkan tarian yang diberi nama Wonderland yang merepresentasikan budaya Indonesia di lapangan distrik Cho Airong.

Kesepuluh mahasiswa tersebut adalah Ahmad Mudoffar Izzul Hasan dari IAI Al-Qodiri, Alfi Lailatul Maufiroh dan Irsyafina Mawarid Hirzi dari Universitas Islam Jember, Amelia Rizkiani, Nazariah dan Qurrata Ayun dari Universitas Almuslim.

Selanjutnya Asviatul Maufiroh dari Universitas Nurul Jadid, Naura Salsabila Farah Diba dan Faisatul Jannah dari UIN Khas Jember lalu terakhir Rhamadana Gusti Alamsyah dari Universitas Abdurachman Saleh Situbondo.

Mahasiswa Nurul Jadid, Asvi menjelaskan, pertujukan tari itu berawal dari informasi yang disampaikan oleh guru Thailand.

“Beliau memberi informasi bahwa akan diadakannya acara besar yaitu pekan olahraga antar sekolah kerajaan yang ada di kecamatan Cho airong. Dan sebagai mahasiswa yang sedang melakukan KKN-PPL di sekolah kerajaan, kami ikut membantu guru-guru untuk melatih siswa-siswi yang akan mengikuti lomba,” terang Asvi, Minggu (10/9/2023).

Karena mengetahui akan diadakannya acara besar, mereka pun berinisiatif menggunakan peluang ini untuk memperkenalkan budaya Indonesia dengan menampilkan tarian khas Indonesia.

“Inisiatif ini tidak hanya menjadi pembicaraan belaka dalam komunitas mahasiswa Indonesia saja namun kami bertindak dengan cara mencoba berkomunikasi, memberitahu dan mempresentasikan dengan baik dan persuasif tentang seperti apa tarian yang akan ditampilkan. Karena kami memutuskan untuk menampilkan tarian yang dapat menggambarkan keragaman budaya disetiap pulau yang ada di Indonesia,” tutur Avi.

Mereka pun menammpilkan tarian yang berasal dari beberapa pulau itu. Kepala sekolah di sana akhirnya menyetujui bahkan membiayai hal hal yang diperlukan.

Mereka bersyukur usahanya yang dikeluarkan bersama membuahkan hasil. Hal ini menjadi momentum bersejarah bagi mahasiswa KKN-PPL 2023.

Terealisasinya ide mahasiswa Indonesia ini, dijadwalkan oleh panitia pada hari terakhir dimana menjadi penutupan pada acara pekan olahraga.

Latihan dan persiapan yang maksimal dilakukan sampai hari penutupan tiba. Asvi dan teman mahasiswanya mengaku percaya diri dapat menampilkan yang terbaik.

“10 menit penampilan telah berlangsung dan syukur alhamdulillah seluruh penonton dari siswa, guru, petinggi sekolah kerajaan, petinggi kecamatan dan warga Ban Cho Airong berdiri dan memberikan tepuk tangan yang luar biasa meriah. Rasa haru dan bangga kami rasakan karena dapat memperkenalkan budaya Indonesia di negeri gajah putih,” tutup Asvi. ig/fat

822

© . All Rights Reserved. Powered by beritakata.id